Road To OLMIPA UB 2011 (Part 2)

Sedikit susah untuk mengumpulkan semua anggota dalam suatu rapat. Ada saja halangan (berprasangka baik) yang membuat teman-teman tidak bisa menghadiri rapat. Mulai dari halangan karena ada kuliah, karena ada praktikum, karena mengerjakan tugas, karena pulang kampung, karena sakit, karena lagi kerja kelompok, karena lupa, karena motor mogok, karena ini dan karena itu. Dari beberapa kali rapat yang diadakan, tak sekalipun lengkap. Tapi Alhamdulillah paling tidak ada sekitar 80-90% yang pernah ikut rapat. Namun, ada juga yang tak pernah datang rapat. Dihubungi juga tak ada respon positif, minimal membalas sms pun tak ada. Sesungguhnya yang terpenting bukanlah kuantitas melainkan kuantitas. Saya bukan tipe orang yang terlalu risau dengan kuantitas sebuah tim. Asalkan secara logis mencukupi, tidak menjadi masalah. Percuma “berbadan gemuk” tapi berlari “lambat”, lebih baik “berbadan ideal” tapi dapat berlari “kencang”.

Mungkin bagi sebagian orang, saya ini terlalu santai dalam bekerja, terlalu lemot, bahkan terlalu menganggap enteng. Tapi, satu hal yang saya pegang adalah bekerjalah sesuai koridor dan waktu yang telah ditentukan. Lebih tepatnya mungkin “Santai tapi berprogress” tak heran jika saya bukan tipe orang yang suka mengobrak-abrik staff untuk segera merampungkan pekerjaannya. Kecuali dia sudah melewati batas waktu toleransi, ingatkan dia barangkali lupa. Dan ada satu lagi sifat yang sebenarnya ini tidak baik, saya lebih suka mengerjakannya sendiri. Apa yang dirasa bisa, saya lakukan tanpa menunggu bantuan dari orang lain. Sifat saya yang satu itu tidaklah baik, sehingga ada seorang staff yang mengundurkan diri dengan alasan “lebih sering nganggur, gak jelas”. Itulah luar biasanya rekan-rekan kerja, semua semangat untuk bekerja, bekerja, dan bekerja.

Ada beberapa hal yang mungkin menjadi faktor penghambat progress OLMIPA. Saya mencoba mengoreksi diri sendiri dan tak bermaksud menghakimi rekan kerja yang lain. Panitia terlalu terlena dengan lamanya rentan waktu pembentukan panitia dengan pelaksaan kegiatan. Sehingga terkesan menganggap remeh, “ahh, ntar saja toh masih lama” mungkin itu perasaan sebagian besar teman-teman dan hal itu lumrah adanya. Selain masalah rentan waktu, kesibukan sebagian besar teman-teman termasuk saya sendiri di kepanitiaan lain yang tak kalah besar dan menyita perhatian yang lebih. Dan juga waktu liburan puasa yang membuat teman-teman tidak bisa sering berkoordinasi.

Terkait masalah kesibukan dikepanitiaan lain, saya jadi ingat “dosa terbesar” dalam kepanitiaan OLMIPA ini. Atas permintaan beberapa pihak, saya ditantang untuk mendaftarkan diri menjadi ketua pelaksana PROBINMABA 2011. Sebagai seorang “prajurit” haruslah menuruti permintaan “jenderal” selama dalam hal kebaikan. Saya terima tantangan itu sebagai bentuk “pengabdian” seorang “prajurit” walaupun sebenarnya itu bukan posisi yang saya “incar” selama ini. Yaa..,ketika dalam kepanitiaan PKKMABA 2010 saya berniat untuk menjadi Koordinator Pendamping untuk PKKMABA 2011 bukan sebagai seorang ketua pelaksana. Bukan karena apa, karena saya melihat posisi dan peranan yang sangat penting berada dalam tanggung jawab seorang pendamping. Disamping saya masih merasa kapasitas saya belum mencukupi untuk menjadi seorang ketua pelaksana walaupun perasaan itu tak dibenarkan. Kita harus optimis dan percaya akan kemampuan kita dengan catatan kita bersedia untuk belajar dan mengerahkan segenap kemampuan terbaik. Singkat cerita ketika proses screening saya ditanya kesibukan apa saja dan seberapa besar komitmen saya terhadap PROBINMABA 2011. Dengan tanpa pemikiran panjang saya “keceplosan” memberikan statement akan mengundurkan diri dari kepanitiaan OLMIPA UB 2011 dan akan berkonsentrasi dalam PROBINMABA 2011. Itulah “dosa terbesar” saya terhadap OLMIPA UB 2011 dan saya benar-benar menyesalinya (T.T).

Ketika anda tergabung didalam sebuah kepanitiaan, anda akan belajar banyak hal. Tergantung sejauh mana anda mau belajar, sejauh mana anda berkontribusi, dan sejauh mana apa yang anda berikan kepada kepanitiaan tersebut. Ketika anda tidak memberikan apa-apa, anda tidak akan dapat apa-apa. Ketika yang anda berikan sedikit, maka anda hanya akan dapat sedikit. Dan ketika anda memberikan banyak, maka banyak yang akan anda dapatkan. Karena OLMIPA UB 2011 saya jadi harus belajar bagaimana membuat website, bagaimana berhubungan dengan orang banyak, bagaimana mengatasi persoalan, bagaimana bekerja dengan orang lain, dan banyak lagi pembelajaran yang lainnya. Sungguh saya menikmati proses itu sebagai bagian dari perjalanan untuk senantiasa memperbaiki diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Terus terang saya tidak begitu ahli dalam membangun dan membuat website. Tapi di OLMIPA UB 2011 saya harus bisa bagaimanapun caranya. Cari referensi sana-sini, baca buku ini-itu. Hasilnya tidak begitu memuaskan dalam beberapa saat. Mungkin karena hal tersebut, saya sempat berhenti belajar karena sudah putus asa dan tak tahu bagaimana caranya. Ketika liburan puasa, saya lebih sering membaca dan browsing bagaimana membangun suatu website. Berbekal koneksi internet yang terbatas saya terus berusaha belajar hingga bisa. Karena saya percaya, tak ada sesuatu yang tak mungkin jika kita benar-benar berusaha. Akhirnya, H-1 publikasi website bisa selesai dengan cukup memuaskan. Itulah rahasia “The Power of Kepepet”. Jangan coba-coba bagi yang belum terbiasa =).

Hampir 1 bulan berlalu dari sejak publikasi pertama dilakukan. Tak ada tanda-tanda peserta mendaftar, mungkin hanya sebagian yang bertanya-tanya mengenai lombanya seperti apa. Akhirnya ada peserta yang mendaftar dan peserta pertama yang beruntung itu berasal dari rayon Madura (hidup madura). Hari demi hari berlalu dengan progress yang biasa saja. Ditengah mengurus pendaftar, saya masih harus mengurus kebutuhan-kebutuhan setiap rayon mulai dari sekolah, penginapan, dan keperluan yang lainnya. Tak lupa juga menghubungi kembali sekolah-sekolah untuk menindaklanjuti surat publikasi yang telah diberikan. H-41 hari jumlah peserta masih jauh sekali dari harapan. Bahkan untuk 10% dari targetpun belum terpenuhi. Semua pada galau dan bimbang, mau dibawa kemana OLMIPA UB 2011, dilanjutkan atau dihentikan? Tapi semua belumlah terlambat, masih ada waktu untuk memperbaikinya jika kita mau. Akhirnya sejak saat itu kita mulai berbenah diri dan menyelesaikan problem-problem yang ada.

H-30 belum ada peningkatan yang signifikan. Kami panitia terus berusaha telepon sana telepon sini untuk publikasi. Update twitter, nge-tag foto di Facebook, update status, dan segala hal yang lainnya. Satu dipikiran kami yaitu bagaimana acara ini bisa sukses terpublikasi. Rapat semakin intens dengan berbagai agenda yang dibahas. Mencari dan menemukan solusi atas permasalahan yang ada dengan terobosan-terobosan baru. Hingga akhirnya usaha itu menuai hasil. Peserta semakin hari semakin meningkat drastis hingga sayapun tak sanggup lagi menghandle sendiri untuk masalah pendaftaran peserta. Bayangkan saja dalam 1 hari bisa 100 lebih sms yang masuk, belum lagi email. Peserta sedikit bingung, peserta banyak juga bingung. Itulah manusia, tak ada benarnya.

Besok, Minggu 13 November 2011 pelaksanaan seleksi akan dilakukan. Begitu indahnya akhir perjalanan ini. Karena kita benar-benar melalui proses yang panjang dan tidak mudah. Begitu banyak pengorbanan yang harus dilakukan. Begitu banyak hal yang harus dilakukan. Semua semata untuk kesuksesan OLMIPA UB 2011. Terima kasih kepada semua pihak yang membantu. Baik itu yang membantu secara langsung ataupun secara tidak langsung. Terima kasih buat seseorang yang telah menemani selama masa proses itu. Walaupun tak bisa mengantar hingga puncaknya, saya yakin kau pasti senang dengan hasil ini. You’re so special, thanks. See me smile =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: