Sempurna Dalam Dakwah

Pagi tadi, dalam sebuah syuro seorang al-ukh menyampaikan taujihnya. Bahwa dalam berdakwah kita harus syumul, dalam berdakwah kita harus totalitas, dalam berdakwah kita harus rela berkorban. Berkorban waktu, berkorban pikiran, berkorban tenaga, berkorban harta, bahkan kalau perlu kita harus siap untuk berkorban jiwa dan raga. Semua itu untuk dakwah, dan semua itu harus ikhlas menjalankannya.

Seorang kader dakwah harus mengeri dan memahami apa yang dilakukannya dalam dakwah ini. Jangan hanya karena arahan dan permintaan dari para pendahulu-pendahulu. Tapi karena kita memahami kenapa kita harus berdakwah. Jangan sampai karena kita tidak memahami apa urgensi berdakwah bagi kita, ditengah jalan kita putus hubungan dengan dakwah ini. Bahkan, karena kekecewaan yang mendalam hingga menyebabkan membenci dan menghalangi dakwah itu sendiri, Nudzubillahimindzalik.

Sudah banyak para laskar dakwah yang berguguran karena mereka merasa “dimanfaatkan”, “dipekerjakan”, “dikecewakan”. Karena mereka tidak benar-benar memahami apa yang mereka lakukan. Karena mereka hanya bekerja tanpa tahu apa yang dia kerjakan. Semoga kita senantiasa istiqomah dalam jalan dakwah ini.

Sebagai seorang kader dakwah kita harus mencerminkan perilaku yang baik, kita cenderung dituntut untuk sempurna. Iyaa benar, kita dituntut untuk sempurna. Karena jika ada salah sedikit pasti masyarakat menilai “Oo seperti itu ternyata kader dakwah yaa?”, “Ternyata sama saja yaa dengan yang lain?”, “Katanya kader dakwah, tapi mengapa tak professional?” dan masih banyak anggapan miring yang lain kepada kita kader dakwah. Semoga itu bukan menjadi suatu beban bagi kita semua namun menjadi pemicu bagi kita untuk senantiasa menjaga diri dan menjadi pribadi yang senantiasa lebih baik. Semoga Allah melindungi kita semua.

Konsekuensi yang harus diterima ketika kita memilih bergabung dalam dakwah adalah bagaiman kita menjaga diri kita dari mulai perkataan hingga perbuatan kita. Karena walau maksiat kecilpun itu bisa menjadi potensi untuk menjadi penghalang bagi kemenangan-kemenangan dakwah. Sebaiknya kita harus segera perbanyak istighfar dan mohon ampun pada Allah SWT. Namun, ketika kita bergabung dalam jamaah dakwah maka kita akan terkumpul bersama orang-orang yang akan senantiasa mengingatkan apabila salah satu diantara mereka alpa dan lupa. Itulah nikmatnya ukhuwah yang terjalin diantara kader dakwah. Semoga kita semua berada dalam lindungan-Nya dan senantiasa istiqomah di jalan-Nya.

Comments
2 Responses to “Sempurna Dalam Dakwah”
  1. semoga selalu bersemangat dan istiqomah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: