Mipa Berpesta Demokrasi, Brawijaya Memilih

Bulan Desember merupakan bulan dipenghujung tahun yang juga berarti penghujung kepengurusan. berbagai lembaga yang ada di lingkungan Universitas Brawijaya. Regenerasi itu merupakan syarat mutlak jika ingin kemajuan dan perkembangan yang berkesinambungan. Ada berbagai cara yang dilakukan tiap lembaga yang ada di Fakultas MIPA khusunya dan Universitas Brawijaya pada umumnya. Mulai dari musyawarah anggota, pemilwa, dan yang paling meriah tentu saja pemira. Semua tentu saja untuk melanjutkan tradisi perjuangan dan pergantian tongkat estafet kepemimpinan untuk membawa perbaikan dan kemajuan.

Dalam buku Komisi Pemilihan Umum (KPU) disebutkan bahwa Pemilihan Umum, selanjutnya disebut Pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Karena kita hidup dilingkungan akademisi di tingkat Universitas maka bisa disimpulkan bahwa pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan mahasiswa yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil dalam lingkungan Universitas Brawijaya untuk menghasilkan seorang pemimpin yang memiliki nilai integritas serta legitimasi yang kuat. Dalam tingkat Fakultas pemilu dikenal sebagai Pemilwa, sedangkan ditingkat Universitas dikenal sebagai Pemira.

Semarak Pemilwa dan Pemira sekarang sedang dirasakan oleh semua kalangan mahasiswa di Fakultas kita tercinta, Fakultas MIPA. Berbagai atribut kampanye telah terpasang dan juga kampanye dilakukan oleh para calon untuk menarik perhatian dan dukungan sehingga mereka berharap menjatuhkan pilihan pada dirinya ketika pemilihan berlangsung. Masyarakat mahasiswa bebas memilih sesuai dengan hati nurani mereka siapa yang pantas untuk dipilih menjadi seorang pemimpin-pemimpin yang bisa mengayomi masyarakat Brawijaya pada umumnya dan masyarakat Mipa pada khususnya.

Pesta demokrasi kalangan mahasiswa menjadi pembelajaran yang bisa diambil sebelum merasakan demokrasi yang sesungguhnya yang ada di masyarakat kita, bangsa Indonesia. Dalam pemilwa dan pemira kita bisa belajar bagaimana menikmati demokrasi, bagaimana memilih dengan bijak, bagaimana berlapang dada menyikapi kekalahan, dan bagaimana bersikap arif menyikapi kemenangan yang didapat.

Memilih pemimpin bukan memilih kucing dalam karung, kita harus mengetahui dan memastikan siapa yang akan kita pilih. Bagaimana kapabilitasnya, bagaimana kemampuannya dalam memimpin, dan bagaimana reputasinya sehingga dari sana kita bisa melihat dan menimbang sebelum memberikan dukungan. Bukan karena kata-kata indah yang terucap dalam kampanye, bukan karena baliho yang besar menghiasi kampus kita, bukan karena opini-opini yang berkembang disekitar kita. Tapi karena dia memang seorang yang kita anggap pantas untuk memimpin kita berdasarkan berbagai pertimbangan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Memilih pemimpin adalah hak dari setiap orang. Dengan menggunakan haknya dengan bijak harapannya bisa lahir seorang pemimpin yang bisa mengayomi dan memperjuangkan nasib mahasiswa. Karena ditangan pemimpinlah masa depan kita berada, karena dipundak pemimpinlah perjuangan kita diemban. Siapapun pilihannya harapannya bisa membawa perubahan kearah yang lebih baik.

Ingat, tanggal 13 Desember 2011 kita gunakan hak pilih kita dalam Pemilwa dan Pemira. Luangkan sedikit waktumu untuk memilih karena pilihan kita sangat menentukan Mipa dan Brawijaya kedepannya. Kita berikan waktu kita 5 menit untuk BRAWIJAYA. Tentukan pilihan, pastikan yang terbaik, Be a Smart Vooters. (Ahmad Ribby)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: