Sarana Transportasi Negeriku

Sarana Transportasi Negeriku

(Ahmad Ribby/UB/Fmipa/Biologi/2009)

Berbicara masalah problematika umat adalah berbicara sesuatu yang tak akan pernah ada habisnya. Karena dalam setiap waktu akan senantiasa ada permasalahan-permasalahan yang timbul dan harus dihadapi oleh masyarakat. Jika kita berbicara masalah problematika umat yang harus kita lakukan adalah menganalisa apa yang menyebabkan problem-problem tersebut timbul?. Dengan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya permasalahan-permasalahan tentunya kita dapat menjabarkan apa yang sebenarnya terjadi dan inti masalah yang dihadapi. Dengan mengenali inti permasalahan yang sebenarnya maka kita bisa mencarikan solusi-solusi yang berpotensi untuk memecahkan permasalahan-permasalahan tersebut.

Dalam artikel yang saya tulis ini sengaja saya angkat tentang permasalahan menyangkut sarana dan prasarana transportasi. Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki wilayah yang sangat luas dengan beribu pulau yang termasuk didalamnya. Otomatis untuk menghubungkan daerah satu dengan yang lain dibutuhkan sarana yang bisa menghubungkan salah satunya yaitu sarana transportasi. Macam-macam sarana transportasi di Indonesia dibagi menjadi 3 aspek utama yaitu transportasi udara, transportasi darat, dan trasportasi perairan. Transportasi udara meliputi pesawat terbang; helikopter, transportasi darat meliputi kereta api; bus; mobil; motor; dll, sedangkan transportasi perairan meliputi kapal laut; perahu; rakit; dll.

Dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 259 juta (Vivanews, 2011) merupakan jumlah yang besar. Untuk memenuhi kebutuhan transportasi bagi masyarakat pemerintah menyediakan sarana transportasi umum meliputi ketiga aspek tadi yaitu transportasi udara, transportasi darat, dan transportasi perairan. Pemerintah menyediakan jasa transportasi melalui beberapa BUMN yang secara spesifik mengurus transportasi seperti PT.KAI, PT PAL, DAMRI dan beberapa lainnya. Namun, Pemerintah saja tidaklah cukup sehingga ada beberapa pihak swasta yang juga menyediakan jasa transportasi karena memang sektor trasnportasi cukup menjanjikan.

Permasalahannya adalah ketika pelayanan transportasi tidak lagi dinilai bagus dan masyarakat cenderung lebih memilih kendaraan pribadi sebagai pilihan alat transportasi bagi mereka. Kita lihat pertumbuhan kendaraan-kendaraan pribadi baik itu roda dua maupun roda empat. Setiap tahun mengalami grafik peningkatan. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh produsen-produsen untuk menghasilkan berbagai model dan tipe dari berbagai merk. Dan akhirnya penambahan volume kendaraan pribadi tak terelakkan lagi dan menyebabkan tingkat kepadatan daerah semakin meningkat, kemacetan terjadi dimana-mana karena jalan-jalan yang ada sudah tak mampu lagi menampung jumlah kendaraan yang ada. Kita lihat di Jakarta sebagai Ibukota Indonesia. Penambahan kendaraan pribadi roda empat baru setiap harinya mencapai 120 (Vivanews, 2011). Fakta ini sangatlah berpengaruh besar bagi kemacetan Ibukota.

Sebenarnya penekanan jumlah kendaraan baru bisa saja dilakukan salah satunya dengan meningkatkan pelayanan transportasi umum. Selama ini bukan rahasia lagi kalau pelayanan transportasi umum masih jauh sekali dari kata memuaskan. Masih banyak kekurangan disana-sini. Mulai dari sedikitnya armada, hingga buruknya pelayanan. Selain itu juga tingkat keamanan transportasi umum yang sangat rawan tindak kriminal. Masyarakat tidak punya pilihan lain selain menggunakan kendaraan pribadi. Selain lebih aman, mereka menganggap menggunakan kendaraan pribadi lebih murah dan efisien.

Mari kita amati salah satu sarana transportasi yang ada di Negeri ini. Kereta Api contohnya. Kereta Api merupakan alat transportasi yang sudah digunakan di Indonesia sejak ratusan tahun yang lalu. Banyak sekali peminat dan pengguna sarana transportasi ini. Ini bisa dimaklumi karena Kereta Api merupakan transportasi yang bisa dikatakan murah sehingga dikenal sebagai “Angkutan Rakyat”. Dengan banyaknya pengguna Kereta Api seharusnya diimbangi dengan banyaknya armada yang bisa mengakomodasi kebutuhan rakyat. Akan tetapi realitanya Kereta Api yang ada, ekonomi utamanya sangatlah kurang sehingga antrian seringkali terjadi hingga banyaknya penumpang yang nekat duduk diatas gerbong yang tentu saja sangat membahayakan.

 

Pemerintah harus segera mencari solusi cerdas dan solutif untuk memecahkan berbagai permasalahan dibidang transportasi. Peningkatan pelayanan transportasi adalah hal mutlak yang harus dilakukan disamping penekanan penambahan jumlah kendaraan pribadi. Dengan pelayanan transportasi yang nyaman serta keamanan yang terjamin akan membuat masyarakat tak ragu lagi menggunakan sarana transportasi umum yang dengan sendirinya akan dapat menekan jumlah penggunaan kendaraan pribadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: