Kegalauan di Pagi Hari

Dingin itu seakan menusuk hingga kepermukaan tulang dan menembus pori-pori kulit. Malang adalah kota yang terletak di dataran tinggi sehingga tak heran jika dingin melanda utamanya di pagi hari dan apalagi bagi penduduk pendatang seperti mahasiswa yang banyak berdatangan dari berbagai daerah dari sabang sampai merauke bahkan tak sedikit mahasiswa yang datang jauh-jauh dari Luar Negeri hanya unuk menuntut ilmu di berbagai Universitas yang ada di Malang.

Kota Malang sebagai kota pendidikan tidak bisa dibantahkan lagi. Begitu banyak lembaga pendidikan di daerah ini. Mulai dari tingkat paling bawah hingga tingkat yang paling tinggi. Puluhan Universitas pun tersebar dipenjuru Malang Raya. Tak mengherankan jika banyak para pencari ilmu singgah dan memutuskan kota Malang sebagai tempat mereka untuk memuaskan dahaga akan ilmu pengetahuan. Selain itu, kota Malang sangat kondusif untuk belajar. Temperatur udara disini sangatlah bersahabat dan nyaman untuk suasana belajar disamping sarana dan prasarana yang memadai dan juga ketersediaan logistik dan kebutuhan pangan yang variatif dan yang terpenting cocok untuk kantong mahasiswa perantauan alias murah.

Sebagai salah satu dari ribuan siswa SMA yang saat itu sedang galau kemana mereka akan melanjutkan jenjang pendidikannya tanpa ragu saya memutuskan untuk memilih Malang sebagai kota berikutnya untuk belajar dan Universitas Brawijaya sebagai Almamaternya. Dan Alhamdulillah, dengan izin Allah saya bisa diterima melalui jalur SNMPTN dengan usaha dan ikhtiar yang sudah dilakukan. Tentunya semua tak akan terjadi tanpa izin-Nya. Alhamdulillah.

Kini sudah 3 tahun saya di Malang. Tentunya banyak pengalaman dan pelajaran yang telah didapatkan. Mulai dari bangku kuliah, arena organisasi, hingga bagaimana bermasyarakat dengan menjadi penghuni kost. Salah satu yang saya sangat apresiasi dari kota Malang mulai dari pertama tiba dulu hingga sekarang yaitu saat shalat shubuh jama’ah yang hadir lumayan banyak. Yaa walaupun tak sebanyak jumlah jama’ah masjid dirumah (Jangan heran kalau ada ribuan jama’ah karena disana memang Pondok Pesantren, hehe) Alhamdulillah masih istiqomah 1-3 shof shalat dengan jumlah kisaran 10-30 orang. Senang dengan fakta yang ada dan ini tak terjadi di satu masjid saja. Sebagai seorang yang sudah berpindah tempat berkali-kali tentu tak hanya 1 masjid saja yang pernah dirasakan ketika shalat shubuh.

Namun, ada yang mengganjal dalam hati. Dan ini menjadi pertanyaan serta koreksi bagi saya pribadi. Hampir seluruh jama’ah shalat shubuh yang pernah saya temui adalah seorang bapak-bapak dan kakek-kakek. Lantas, kemana para pemudanya? Apakah mereka masih berselimut dan menyerah terhadap dinginnya kota Malang? Wallahua’alam.

Shubuh dini hari tadi saya hanya bisa geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, saya perkirakan 90% jama’ahnya adalah bapak-bapak dan kakek-kakek. Saya hanya tahu di Jama’ah ikhwan (laki-laki) saja, untuk akhwat (perempuan) kurang tahu. Hanya ada beberapa pemuda saja yang ada dalam barisan berjumlah sekitar 20 orang lebih itu. Tentu fakta ini sangat miris sekali dan saya pribadi bertanya-tanya kemanakah pemuda disekitar sini?. Namun, saya mencoba berhuznudzon saja. Mungkin mereka lagi mudik dan pulang kampung mengingat saat ini adalah waktunya liburan.

Namun ada juga yang membuat saya tersenyum pagi tadi. Ternyata ada seorang anak kecil yang ikut dalam barisan jama’ah shubuh tadi. Saya perkirakan dia masih duduk dibangku Sekolah Dasar. Artinya masih ada harapan untuk kedepannya. Masih ada generasi penerus yang rutin shalat shubuh berjama’ah dan semoga ia diistiqomahkan dalam kebaikan.

Ternyata mengawali hari dengan kegalauan itu tak selamanya buruk adanya. Kegalauan dalam kebaikan tak ada salahnya. Mungkin dengan fenomena ini menjadi tantangan bagi saya pribadi dan kita sebagai pemuda untuk lebih meningkatkan keimanan kita dan senantiasa tak pernah lelah untuk menebar dan mengajak menuju kebaikan. Dan tentu salah satu PR kita adalah mengajak saudara-saudara kita untuk rutin shalat shubuh berjama’ah. Wallahua’alam.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: