Puasa Itu (Memang) Bukan Untuk Orang Islam

Puasa bukan untuk orang islam? Kok bisa? Bukankah puasa itu termasuk dari salah satu rukun islam? Dan umat islam dari berbagai belahan dunia melaksanakan puasa baik itu puasa wajib di bulan Ramadhan maupun puasa sunnah lainnya seperti senin-kamis, puasa daud, puasa ayyamul bidh, puasa arofah, dsb?. Lantas kenapa puasa itu bukan untuk orang islam?.

Puasa memang salah satu dari rukun islam yang harus dijalankan oleh orang islam. Umat islam pun menjalankan puasa baik itu yang wajib ataupun yang sunnah. Umat islam pun antusias menyambut datangnya bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi. Tetapi puasa itu tidak diperintahkan untuk orang islam, puasa itu diperintahkan hanya untuk orang-orang yang beriman. Seperti yang ada dalam surat Al-Baqarah: 183.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”

(Q.S Al-Baqarah 183)

Berpuasa diperintahkan oleh Allah SWT kepada orang-orang yang beriman, bukan kepada orang islam ataupun kepada semua orang. Oleh sebab diperintahkan kepada orang yang beriman, maka kita jangan heran jika melihat banyak orang yang mengaku beragama islam tetapi tidak menjalankan perintah-Nya berpuasa, utamanya di bulan Ramadhan. Karena tingkat keimanan orang islam itu berbeda-beda, orang yang mau berpuasa pun bergantung sejauh mana ia mengimani ajaran islam.

Sebagaimana pengertian iman yang berarti meyakini dalam hati, mengucapkan dengan lisan, dan mengamalkan dengan amal perbuatan. Jadi, orang beriman itu tak hanya meyakini ajaran agama di hati saja, hanya mengucap di mulut saja. Orang yang beriman adalah orang yang mengimplementasikan apa yang telah diyakini dan diucapkannya kedalam perbuatan-perbuatan yang disyariatkan kepadanya. Orang yang beriman adalah orang yang senantiasa menjalankan apa yang diperintahkan-Nya dan juga menjauhi segala hal yang dilarang oleh-Nya.

Jadi, kalau kita bertemu dengan orang islam tetapi tidak berpuasa, janganlah heran karena memang hanya sampai disitulah tingkat keimanan mereka. Orang yang kadar keimanannya rendah akan menganggap bahwa berpuasa itu susah, berpuasa itu gak ada gunanya, tak berpuasa karena takut sakit, dan berbagai hal lain yang menjadi pembenaran mereka untuk tidak menjalankan ibadah puasa. Padahal telah banyak fakta medis yang mengungkapkan bahwa puasa itu menyehatkan. Jadi apalah alasan sesungguhnya orang tak berpuasa kalau memang bukan karena kadar keimanan?.

Marilah senantiasa memperbaiki kualitas keimanan kita, kualitas ibadah kita, agar kita menjadi hamba Allah yang bertakwa. Masih ada waktu beberapa hari untuk menyambut bulan Ramadhan, mari kita mulai menyusun rencana apa saja yang akan kita lakukan di bulan yang mulia itu. Banyak sekali keutamaan-keutamaan yang dimiliki bulan Ramadhan yang tentu saja kita akan rugi jika melewatkannya begitu saja. Karena, belum tentu tahun depan kita akan bertemu kembali dengan bulan yang istimewa ini.

~ SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA ~

***

(Ahmad Ribby | 2014)

(Humas KAMMI Daerah Malang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: